Detail Berita
Baca berita Yayasan Swastisari
Terima Kasih atas Dedikasi
Dalam ekosistem pendidikan, guru memegang peran yang sangat penting dalam membentuk dan menumbuhkan kepribadian anak. Dedikasi, ketekunan, dan pengabdian mereka menjadi fondasi utama dalam menciptakan generasi yang berkarakter dan berdaya saing. Oleh karena itu, ketika para guru menyelesaikan tugas dan tanggung jawabnya, sudah sepantasnya mereka memperoleh penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas karya dan pengorbanan mereka.
Sebagai wujud penghargaan tersebut, Yayasan Swastisari Keuskupan Agung Kupang menyelenggarakan kegiatan penyerahan penghargaan bagi guru purna tugas yang berlangsung di Aula Kantor Yayasan pada Jumat, 27 Maret 2026 pukul 09.00 WITA. Acara ini berlangsung dalam suasana rasa syukur.
Tiga guru yang menerima penghargaan pada kesempatan ini adalah Ibu Lusia Hoar Nahak dari TKK St. Fransiskus Xaverius Buraen, Ibu Ester Tafin dari SDK Noelmina, dan Ibu Dra. Maria Sutriyani dari SMPK Giovanni Kupang. Ketiganya dinilai telah memberikan kontribusi besar dalam dunia pendidikan di bawah naungan Yayasan Swastisari selama masa pengabdiannya.
Penghargaan diserahkan langsung oleh Sekretaris Pengurus Yayasan Swastisari, RD. Guido Umbu Yami. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa penghargaan ini diberikan sebagai bentuk pengakuan atas dedikasi para guru berdasarkan masa kerja dan kontribusi nyata dalam membangun mutu pendidikan.
“Saya mengucapkan limpah terima kasih atas pengabdian ibu bertiga dalam dunia pendidikan. Apa yang telah ditanamkan selama ini tidak hanya membentuk kecerdasan intelektual peserta didik, tetapi juga karakter mereka. Banyak alumni yang lahir dari tangan ibu sekalian telah menjadi pribadi-pribadi hebat yang berguna bagi bangsa dan Gereja,” ungkap Romo Guido.
Beliau juga menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan selama para guru menjalankan tugas di lingkungan Yayasan. “Sebagai lembaga, kami menyadari bahwa dalam perjalanan pelayanan ini mungkin ada hal-hal yang belum sempurna. Untuk itu, kami memohon maaf dan tetap berharap jalinan kebersamaan ini tidak terputus,” tambahnya.
Salah satu penerima penghargaan, Ibu Lusia Hoar Nahak, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya atas perhatian yang diberikan oleh Yayasan. Ia telah mengabdi selama 38 tahun 5 bulan di TKK St. Fransiskus Xaverius Buraen.
“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada pihak Yayasan dan seluruh rekan kerja yang telah bersama-sama membangun mutu pendidikan di sekolah tempat saya mengabdi. Banyak kenangan dan pengalaman berharga yang tidak akan saya lupakan,” ungkapnya.
Kegiatan ini menjadi momen refleksi sekaligus penghormatan atas perjalanan panjang para guru dalam dunia pendidikan. Yayasan Swastisari menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan pendidikan yang utuh—tidak hanya menekankan aspek intelektual, tetapi juga pembentukan karakter sebagai kunci utama dalam mendidik generasi penerus.
mariopaol
Tim Redaksi Yayasan Swastisari
Berita Terkait
Berita Terbaru
Pengumuman Terbaru
Penerimaan Siswa Baru 2026/2027
📢 **PENGUMUMAN** 📢 # **PENERIMAAN SISWA B...
Profil
Yayasan Swastisari
Keuskupan Agung Kupang
08.00-13.00 (Jumat-Sabtu)
1,239
Karyawan
15,000
Siswa
84
Sekolah