Detail Berita

Baca berita Yayasan Swastisari

Spiritualitas & Nilai Katolik 19 March 2026 mariopaol 1219 views
Rekoleksi Prapaskah Tahun 2026: Menjadi Pendidik dengan Hati seperti Santo Yosef
Bagikan Berita Yayasan Swastisari:
Rekoleksi Prapaskah Tahun 2026: Menjadi Pendidik dengan Hati seperti Santo Yosef

Penfui - Dalam semangat masa Prapaskah, Komisi Pendidikan Keuskupan Agung Kupang menyelenggarakan rekoleksi persiapan Paskah bagi para insan pendidik dan tenaga kependidikan. Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Mgr. Hironimus Pakaenoni ini berlangsung di Gereja Santo Yoseph Pekerja Penfui pada Kamis, 19/03/2026, Pukul 09.00 Wita.

Kegiatan rekoleksi ini diikuti oleh para pendidik, pengajar, pegawai, serta seluruh pengurus yayasan-yayasan Katolik di wilayah Keuskupan Agung Kupang. Momentum kegiatan ini menjadi sangat istimewa karena bertepatan dengan Hari Raya Santo Yosef, yang menjadi inspirasi utama dalam permenungan bersama.

Dalam refleksinya, Bapa Uskup menyoroti topik Menjadi Pendidik dengan Hati seperti Santo Yosef. Beliau menjelaskan bahwa Santo Yosef adalah sosok teladan yang tidak hanya taat secara lahiriah terhadap hukum, tetapi juga mengarahkan hidup dan tindakannya kepada Allah.

“Santo Yosef adalah pribadi yang benar, yang menjalankan panggilannya dengan kerendahan hati dan ketulusan,” Ungkap Mgr. Roni. Ia menambahkan bahwa menjadi guru, pegawai, maupun pengurus yayasan bukan sekadar profesi, melainkan panggilan ilahi yang harus dijalani dengan kesetiaan.

Lebih lanjut, Bapa Uskup menekankan bahwa Santo Yosef adalah model pendidik dalam keheningan. Ia tidak banyak bicara, tetapi menghadirkan keteladanan melalui kesabaran, perhatian, dan ketekunan dalam menjalankan tugasnya. Oleh karena itu, para pendidik juga diharapkan tidak hanya mengajarkan ilmu pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter dan menjadi teladan hidup bagi peserta didik.

“Guru tidak dituntut untuk mengejar pencapaian spektakuler semata, tetapi setia dalam tugas sehari-hari tanpa lalai, bahkan dalam hal-hal kecil,” tegasnya.

Dalam konteks masa prapaskah, Mgr. Roni juga mengajak seluruh peserta untuk melakukan pembaharuan diri secara konkret dan sederhana, seperti mengurangi keluhan serta membiasakan diri untuk berdoa dalam setiap aktivitas, khususnya dalam kegiatan pembelajaran.

Kegiatan rekoleksi ini ditutup dengan Perayaan Ekaristi yang juga dipimpin oleh Uskup Agung Kupang. Dalam kesempatan tersebut, Ketua Komisi Pendidikan Keuskupan Agung Kupang, RD. Yonas Kamlasi, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi aktif dalam kegiatan rekoleksi ini.

“Kami mengucapkan limpah terima kasih atas kehadiran dan keterlibatan semua pihak. Semoga rekoleksi ini membawa buah pembaruan bagi seluruh pendidik di Keuskupan Agung Kupang,” tuturnya.

Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum rohani yang memperkuat panggilan dan komitmen para pendidik Katolik dalam menjalankan tugas pelayanan pendidikan dengan hati yang tulus, setia, dan penuh kasih, meneladani santo Yosef.

mariopaol

Tim Redaksi Yayasan Swastisari



Pengumuman Terbaru

Penerimaan Siswa Baru 2026/2027

📢 **PENGUMUMAN** 📢 # **PENERIMAAN SISWA B...

11 Mar 2026

Agenda Kegiatan

Belum ada agenda kegiatan

Profil

Logo

Yayasan Swastisari

Keuskupan Agung Kupang

Jl. Thamrin No.44, Kayu Putih, Kec. Oebobo, Kota Kupang, Nusa Tenggara Tim. 85228
08.00-13.30 (Senin-Kamis)
08.00-13.00 (Jumat-Sabtu)

1,239

Karyawan

15,000

Siswa

84

Sekolah

Yayasan Swastisari